Tuesday, June 14, 2016
KAU Maret 2012
Duka dia untukku karnaku
Lembut senyum manismu
Stabilkan amarah pedihku
Pedih dia padaku sebabku
Sayup terkenang tubuhmu
Kala kita berdosa dahulu
Dosa untukku untukmu
Terasa hangat dalam dekapmu
Melekatkan wangi tubuhmu
Wangi darimu khususku
Kini hanya mimpiku
Ilusi dalam hidup
DULU April 2012
Dulu
Kala berjubah putih-abu
Berselimut di bangku sekolah
Terpandang samar-samar, senyum tipis yang menggoda
Dulu
Kala berteduh atap halte
Berlindung pepohonan
Terpancar redup, putih tubuhmu
Kini
Tak ada kini
Sekedar kini
SANG PEMBEDA April 2012
Aku
Putra sang petir
Beribukan ciptaanya
Terlahir dari kebencian dan cinta
Aku
Bertigakan ayah
Menentang dunia bawah
Melawan bagian dirinya
Aku
Takdir sebagai pembeda
Demi putri kecantikan
Meski hati untuk sang kecantikan
Aku
Berkorbankan ciptaanya
Membunuh ratu kecantikan terkutuk
Demi pemberi kekuatan pemilik keabadian
Aku
Adalah bagian mereka
Adalah bagian ciptaanya
Adalah sang pembeda
Subscribe to:
Posts (Atom)